Home / dunia / Bhikkhu Thailand menyebut agama Toleransi beragama sering dituduh sebagai ucapan benci

Bhikkhu Thailand menyebut agama Toleransi beragama sering dituduh sebagai ucapan benci

Warta.top – Sejumlah pemimpin agama dan aktivis perdamaian dari beberapa organisasi dari berbagai negara menghadiri peringatan Hari Toleransi Internasional yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Oman. JakartaSabtu (16/11). Seorang biksu Buddha dari Thailand, Yang Mulia Napan Santibhaddo.

Thailand adalah negara mayoritas Buddha. Namun di selatan negara itu, mayoritas penduduknya adalah Muslim. Menurut Napan Santibhaddo, gesekan atau konflik antar umat beragama seringkali disebabkan oleh ekspresi kebencian yang sering menyebar dengan cepat.

Kehidupan religius orang-orang di Thailand, khususnya di selatan negara itu, dalam pandangannya cukup harmonis. Meskipun identitas mereka berbeda, orang-orang bekerja bahu membahu untuk menyebarkan pesan perdamaian.

"Apa yang sebenarnya kami lakukan adalah membantu satu sama lain dan mengkomunikasikan pesan perdamaian karena pasukan penjaga perdamaian berusaha melakukan yang terbaik untuk mencegah orang-orang yang suka menyebarkan pidato kebencian melakukannya, mereka lakukan setiap detik. "Toleransi telah terbangun, tetapi perasaan itu terluka dan rusak hari demi hari." Ribuan ucapan benci. Orang-orang yang mencintai perdamaian harus melakukan lebih banyak upaya daripada mereka yang mencintai perang, "katanya kepada merdeka.com di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Sabtu (18/11).

Menurutnya, kendala utama untuk menciptakan perdamaian adalah bahwa kita menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan pendekatan militer. Menurutnya, harus ada lebih banyak ruang untuk pembicaraan damai. Ini bisa dimulai dari tingkat masyarakat terendah.

"Menurut saya, kita harus mulai dari bawah, dan pada saat yang sama, kita harus mulai dari tingkat lokal, dari desa, dari interior selatan, dari masyarakat dan dari seluruh negara, untuk mencapai saling pengertian, "jelasnya.

Direktur Institut Buddha untuk Pengelolaan Kebahagiaan dan Perdamaian Buddha (IBHAP) mengatakan bahwa beberapa individu sengaja ingin memecah belah komunitas. Agar upaya orang ini menjadi sulit untuk mempengaruhi komunitas Muslim dan Buddha, komunikasi dan saling pengertian komunitas harus diperkuat.

"Kita perlu menciptakan lebih banyak ruang komunikasi untuk memperkuat hubungan kita dan kita perlu melakukan ini melalui masyarakat dan di tingkat nasional karena orang-orang dari jauh mungkin tidak tahu apa situasinya sebenarnya. "jelasnya.

Menurutnya, orang yang suka memecah belah masyarakat adalah orang yang tidak beragama atau beragama. Biasanya, gambar-gambar provokatif sengaja didistribusikan, membangkitkan perasaan saling curiga dan menciptakan kebencian baru.

"Orang yang melakukan hal-hal buruk tidak ingin mengatakan bahwa agama memerintahkan mereka untuk melakukan itu, jadi itu masalah pribadi bagi manusia," katanya.

1 dari 1 halaman

Solusi jangka panjang untuk Rohingya

Napan Santibhaddo juga menyatakan keprihatinan tentang apa yang terjadi pada Muslim Rohingya di Myanmar.

"Ini tragis dan sangat mengkhawatirkan, saya tidak bisa mengatakan betapa sedihnya itu," katanya.

Menurutnya, perlu memikirkan solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Rohingnya. Salah satunya adalah memahami apa yang sebenarnya terjadi.

"Apa alasan di balik semua ini? Atas nama kemanusiaan, kita harus mencoba membantu orang lain, kemudian memahami alasan hal buruk ini sehingga kita dapat membantu mereka dengan cara yang berkelanjutan", dan dia menyatakan.

"Ini bukan hanya tentang membuka kamp pengungsi dan itu bukan solusi jangka panjang, jadi menurut saya orang-orang di negara itu harus memahami dan masyarakat internasional harus berusaha memahami apa alasan di balik ini, "pungkasnya.

(Pan)

(tagsToTranslate) Islam di Thailand (t) Thailand (t) Jakarta


Source link

Check Also

Pertunjukan tato di Malaysia disensor karena memperlihatkan orang yang setengah telanjang

Warta.top – Pejabat Malaysia hari ini mengecam pameran tato terorganisir di negara itu karena dianggap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *